Kamis, 09 Oktober 2014

SOSIO TEKNO

NAMA : MIRA FITRIANI
KELAS : 3EA25
NPM     :14212594



SOSIO TEKNOLOGI
   Sosio-teknologi adalah bidang kajian baru yang berusaha melihat pengaruh evolusi teknologi dalam kehidupan sosial. Bersamaan dengan lahirnya postmodernisme, orang mulai meninggalkan pembagian Aristotelian dalam disiplin ilmu, contohnya dengan lahirnya kajian kompleksitas, teori pattern language dalam arsitektur dan lain-lainnya.
   Sosio-teknologi kira-kira lahir dalam lingkungan semangat demikian, di samping bahwa ada keprihatinan langsung atas 'liarnya' perkembangan teknologi yang sering menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan moralitas dan kehidupan sosial
   Sosio-teknologi memiliki relevansi khusus di negara-negara berkembang seperti Indonesia dan banyak negara lainnya.
   Hampir setiap hari pada zaman sekarang orang yang berkuatat dengan teknologi tidak akan terlepas dengan perangkat yang mempunyai nama “KOMPUTER” bahkan ada sebagian orang yang tidak bisa bekerja tanpa adanya komputer.  Tapi tahukah Anda apa sih sebenarnya Definisi Komputer.
   Definisi Komputer diambil dari bahasa latin “COMPUTARE” yang berarti menghitung.  Sepertinya banayk sekali pengertian yang disajikan oleh para ahli tentang Pengertian Komputer bahkan juga sebagian ada terdapat perbedaan-perbedaan dalam mendefinisikan komputer.

DEFINISI KOMPUTER 
  • Dilihat dari beberapa definisi tentang komputer di atas maka penulis mempunyai kesimpulan bahwa komputer adalah :Alat elektronik
  • Dapat menerima input data
  • Dapat mengolah data
  • Dapat memberikan informasi
  • Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer (stored program)
  • Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
  • Bekerja secara otomatis
Agar komputer sebagai sarana untuk mengolah data dapat menghasilkan informasi yang bermanfat maka sebuah sistem komputer harus memiliki elemen-elemen penting yang tidak terpisahkan, yaitu :
  • Hardware yang kalau diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah perangkat keras merupakan perangkat yang secara kasat mata dapat dilihat dan juga dapat di pegang.  Contoh Cassing, Hardisk, Printer, dll
  • Software atau Perangkat Lunak juga merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dengan komputer, software adalah sebuah program yang memiliki barisan instruksi untuk mengolah berbagai macam data.
  • Brainware, Inilah bagian yang sangat penting dari kedua bagian di atas, brainware merupakan manusia/orang yang mengoperasikan sistem komputer jadi komputer tidak akan dapat bekerja tanpa adanya campur tangan manusia.











1. Komputer generasi pertama ( 1940-1959 ).
   Komputer generasi pertama ini menggunakan tabung vakum untuk memproses dan menyimpan data. Ia menjadi cepat panas dan mudah terbakar, oleh karena itu beribu-ribu tabung vakum diperlukan untuk menjalankan operasi keseluruhan komputer.
Ia juga memerlukan banyak tenaga elektrik yang menyebabkan gangguan elektrik di kawasan sekitarnya.
Beberapa komputer generasi pertama :

           a. ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator )
   Komputer generasi ini sudah mulai menyimpan data yang dikenal sebagai konsep
penyimpanan data (stored program concept) yang dikemukakan oleh John Von
Neuman.
b. EDVAC Computer (Electronic Discrete Variable Automatic Computer)

   Penggunaan tabung vakum juga telah dikurangi di dalam perancangan komputer EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer) di mana proses perhitungan menjadi lebih cepat dibandingkan ENIAC.

c. EDSAC COMPUTER ( Electonic Delay Storage Automatic Calculator )

   EDSAC (Electonic Delay Storage Automatic Calculator) memperkenalkan penggunaan raksa (merkuri) dalam tabung untuk menyimpan data.

d. UNIVAC 1 Computer

   Pada tahun 1951 Dr Mauchly dan Eckert menciptakan UNIVAC 1 (Universal
Automatic Calculator ) komputer pertama yang digunakan untuk memproses data
perdagangan.

2. Komputer generasi kedua ( 1959 -1964 )
   Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.

3. Komputer generasi ketiga ( 1964 - awal 80an )

   Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor.
4. Komputer generasi keempat ( awal 80an )
   Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran
sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat
ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale
Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.
Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang
berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran
komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan
komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC
dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit,
memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya,
IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik.Sekarang, sebuah
mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga
seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi
dengan mikroprosesor.

5. Komputer generasi kelima ( masa depan )
   Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain
memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang
terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non
Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu
mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah
teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan
apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek
komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology)
juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek
ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer
generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.
Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.

PENUTUP

   komputer sangat penting bagi kehidupan manusia di segala bidang  contohnya untuk membantu mengolah data dan perhitungan yang sedemikian banyak komputer mampu untuk mengolah data tersebut dan bermanfaat sehingga sangat baik untuk menyelesaikan masalah.komputer dan  pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan seluruh dunia komputer bagi manusia membantu pekerjaan dengan cepat dan mudah

SUMBER

Senin, 22 September 2014

PERILAKU KONSUMEN



NAMA  : MIRA FITRIANI
KELAS : 3EA25
NPM     : 14212594

Perilaku Konsumen 

A.PENGERTIAN PERILAKU KONSUMEN

Menurut John C. Mowen dan Michael Minor mendefinisikan perilaku konsumen sebagai studi tentang unit pembelian (buying unit) dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi berbagai produk,jasa dan pengalaman serta ide-ide.
Menurut Lamb, Hair dan Mc.Daniel menyatakan bahwa perilaku konsumen adalah proses seorang pelanggan dalam membuat keputusan untuk membeli, menggunakan serta mengkonsumsi barang-barang dan jasa yang dibeli, juga termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dan penggunaan produk.(Rangkuti,2002:91)
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard, menyatakan bahwa perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini.
Perilaku konsumen dapat disarikan dari semua definisi diatas sebagai studi tentang proses pengambilan keputusan oleh konsumen dalam memilih, membeli,memakai serta memanfaatkan produk,jasa,gagasan, atau pengalaman dalam rangka memuaskan kebutuhan dan hasrat konsumen.

B.PEMIKIRAN YANG BENAR TENTANG KONSUMEN

            Konsumen merupakan raja,itu merupakan pepatah yang sudah tidak asing lagi,  oleh sebab itu penjual harus bersikap sopan kepada pembeli untuk memuaskan kebutuhan konsumen tersebut.

C.PENELITIAN KONSUMEN SEBAGAI  BIDANG DINAMIS

            Perilaku konsumen dikatakan dinamis dikarenakan proses berpikir, merasakan, dan aksi dari setiap individu konsumen, kelompok konsumen, dan perhimpunan besar konsumen selalu berubah secara konstan. Sifat yang dinamis demikian menyebabkan pengembangan strategi pemasaran menjadi sangat menantang sekaligus sulit. Suatu strategi dapat berhasil pada suatu saat dan tempat tertentu tapi gagal pada saat dan tempat lain. Karena itu suatu perusahaan harus senantiasa melakukan inovasi-inovasi secara berkala untuk meraih konsumennya

D.CONTOH KASUS

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PRODUK TABUNGAN PERBANKAN SYARI’AH

            Saat ini perkembangan dibidang jasa, khususnya perbankan sedang pesat. Jasa merupakan kegiatan yang dapat diidentifikasikan secara tersendiri, yang pada hakekatnya bersifat tak teraba (intangible), yang merupakan pemenuhan, kebutuhan dan tidak harus terikat pada penjualan produk atau jasa lain. (William J. Stanton, 1996 : 220.) Dahulu nasabah mencari bank (Bank Oriented), sekarang bank mencarii nasabah (Customer Oriented) maka bank dituntut mampu menawarkan produk-produk sesuai dengan kebutuhan dan keinginan nasabah. Dengan memanfaatkan produk yang ditawarkan, perbankan harus dapat merebut perhatian calon nasabah tidak hanya sekedar memperkenalkan, tetapi juga mengandung unsur persuasi.

            Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif adalah metode yang digunakan untuk penyajian hasil penelitian dalam bentuk angka-angka atau statistik. Metode kuantitatif digunakan untuk menguji hipotesis. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui Hubungan Perilaku Konsumen Terhadap Produk Tabungan BRI Syari'ah Cabang Solo.

            Dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan multivariat (korelasi atau regresi misalnya ,
jumlah anggota sampel minimal 10 kali dari jumlah variabel yang diteliti. Jumlah sampel yang di ambil dalam penelitian ini sebanyak 6 variabel penelitian maka jumlah anggota sampel 6 variabel x 10 = 60 nasabah yang menabung di bank BRI Syari'ah cabang solo.

            Uji Reliabilitas in hanya dilakukan terhadap butir–butir yang valid,di mana butur–butir yang valid diperoleh melalui uji validitas.Tehnik yang digunakan untuk uji reliablitas adalah tehnik Alpha–Cronbach. Uji reliabilitas instrumen menggunakan pengujian dengan taraf signifikansi 5%, jika r alpha >0,6 maka instrument tersebut dinyatakan reliable

Berikut ini mengenai presepsi responden terhadap pelayanan yang diberikan oleh Bank Rakyat Syari’ah Cabang Surakarta :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbG881lns4LP9uDdXhoG3hmGjjgb9v7wI5W0xCASmgdw67DHuRd0L5RbzL16W045SZy5zTVnhYREzYh0qhr2bqrxlmRxeqGDMLMk_yxXXbqzzy3csH51BkH-3qh1qmbeLsm71RchOODaPd/s1600/untitled.JPG

Menunjukkan bahwa dari 60 responden, mayoritas berpendapat bahwa pelayanan yang diberikan oleh Bank Rakyat Syariah Cabang Surakarta sudah baik (setuju) yaitu sebanyak 28,3%.

source:

·         wikipedia.com
·        
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Surakarta oleh Sri Mulyani

·         http://esty.staff.uns.ac.id/definisi-perilaku-konsumen/

Kamis, 22 Mei 2014

ARTIKEL “WARGA NEGARA YANG TIDAK MEMILIH PEMILIHA CALEG 2014”



Nama : Mira Fitriani
Kelas : 2EA25
NPM  : 14215594

“WARGA NEGARA YANG TIDAK MEMILIH PEMILIHA CALEG 2014”

A.PEMILU
Pemilihan Umum (Pemilu) adalah proses memilih orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu.Jabatan-jabatan tersebut beraneka-ragam, mulai dari presiden, wakil rakyat di berbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa.Pada konteks yang lebih luas, Pemilu dapat juga berarti proses mengisi jabatan-jabatan seperti ketua OSIS atau ketua kelas, walaupun untuk ini kata 'pemilihan' lebih sering digunakan.
Pemilu merupakan salah satu usaha untuk memengaruhi rakyat secara persuasif (tidak memaksa) dengan melakukan kegiatan retorika, public relations, komunikasi massa, lobby dan lain-lain kegiatan.Meskipun agitasi dan propaganda di Negara demokrasi sangat dikecam, namun dalam kampanye pemilihan umum, teknik agitasi dan teknik propaganda banyak juga dipakaioleh para kandidat atau politikus selalu komunikator politik.
Dalam Pemilu, para pemilih dalam Pemilu juga disebut konstituen, dan kepada merekalah para peserta Pemilu menawarkan janji-janji dan program-programnya pada masa kampanye. Kampanye dilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutan suara.
Setelah pemungutan suara dilakukan, proses penghitungan dimulai. Pemenang Pemilu ditentukan oleh aturan main atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditetapkan dan disetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan ke para pemilu
B.MANFAAT PEMILU
Pemilu dipandang sebagai bentuk paling nyata dari kedaulatan yang berada di tangan rakyat serta wujud paling konkret partisipasi rakyat dalam penyelenggaraan negara. Oleh karena itu,sistem dan penyelenggaraan pemilu selalu menjadi perhatian utama karena melalui penataan, sistem dan kualitas penyelenggaraan pemilu diharapkan dapat benar-benar mewujudkan pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat.
Penyelenggaraan Pemilu sangatlah penting bagi suatu negara, hal ini disebabkan karena :
*    
1.      Pemilu merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat.
2.      Pemilu merupakan sarana untuk melakukan penggantian pemimpin secarakonstitusional
3.      Pemilu merupakan sarana bagi pemimpin politik untuk memperoleh legitimasi.
4.      Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam proses politik.

C.DAMPAK BAGI WARGA YANG TIDAK MENGGUNAKAN HAK SUARANYA
Terdapat 3 dampak negatif dari pengabaian hak pilih dalam pemilihan umum (pemilu), khususnya jika penduduk yang berpartisipasi dalam pemilu berjumlah rendah.
1.      Pertama, kata Syahrial, program pembangunan yang disiapkan oleh Presiden terpilih berpotensi tidak didukung oleh mayoritas penduduk. Salah satu alasannya adalah karena penduduk yang tidak menggunakan hak suaranya tidak merasa menjadi pendukung dari program tersebut. Oleh sebab itu, potensi gagalnya pencapaian tujuan pembangunan menjadi cukup besar, dan ini sangat berbahaya bagi suatu negara yang umur demokrasinya masih muda.
2.      Kedua, kelompok yang tidak menggunakan hak suara pada saat pemilu berpotensi menjadi kekuatan yang dapat melakukan “sabotase” atas program-program yang telah disusun oleh pemerintah yang dikomandoi oleh Presiden terpilih. Resiko ini dapat berupa “pembelokan” arah pembangunan, maupun berupa hambatan yang dapat memperlambat laju pembangunan.
3.      Ketiga, kelompok yang tidak menggunakan hak suara, secara politis merasa berada diluar dari sistem politik yang dibangun, sehingga mereka dapat menganggap dirinya tidak bermasalah jika tidak memberikan dukungan kepada Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden terpilih.